RSS

Arsip Tag: budaya jepang

Etika Makan Di Jepang

Kamu suka masakan Jepang?? berikut ini ada beberapa etika dan kebiasaan orang Jepang yang berhubungan dengan cara makan mereka, check it out :

1. Saat duduk di atas tatami (tikar Jepang), alas kaki harus dilepas tetapi kaus kaki boleh tetap dipakai.

2. Posisi duduk di atas tatami dilakukan dengan bersimpuh alias duduk diatas kedua kaki yang ditekuk ke belakang dengan posisi punggung tetap tegak.

3. Sebelum makan, orang Jepang mengucapkan “itadakimasu” yang berarti ucapan terima kasih atas hidangan yang telah disajikan.

4. Sumpit tidak boleh ditancapkan ke dalam makanan karena hal ini melambangkan suasana berkabung.

5. Sebaiknya jangan meletakkan sumpit tanpa alas di meja makan.

6. Jangan menunjuk orang lain atau memotong-motong makanan dengan sumpit karena hal ini dianggap kurang sopan.

7. Bila berbagi makanan, terimalah langsung ke dalam mangkok kita, jangan menerimanya dengan sumpit.

8. Bila memakan nasi dalam mangkok, angkat mangkoknya setinggi dada dan jangan terlalu dekat dengan mulut.

9. Bila meminum ocha (teh), angkat gelasnya dengan dua tangan.

10. Makanlah perlahan dan habiskan makanan di mulut sebelum mengambil lagi.

11. Makan sampai menimbulkan bunyi dianggap hal yang biasa di Jepang (misal : sluuurrrp ^^)

12. Sumpit bambu ala Jepang yang dibelah secara tidak rata dianggap pertanda sial.

13. Di dalam keluarga Jepang biasanya setiap orang memiliki sumpit sendiri-sendiri, jadi tidak bergantian.

14. Setelah selesai makan orang Jepang mengucapkan “gochisousamadeshita” sebagai ekspresi atau ungkapan terima kasih untuk makanan yang telah disantap.

15. Orang Jepang sering mengucapkan kata “oishii” yang artinya enak pada saat makan meskipun sebetulnya rasa masakan tersebut biasa-biasa saja.

16. Di beberapa daerah di Jepang dianggap kurang sopan meminta tambahan shoyu atau wasabi saat menyantap sushi.

17. Di Jepang, sushi biasa dimakan dengan tangan (tanpa sumpit), seperti kita makan tempe penyet hehe…

18. Umumnya sushi dimakan dengan sekali lahap, jadi tidak digigit sedikit demi sedikit.

19. Umumnya kalau pergi makan berdua, bayarnya tetap sendiri-sendiri meskipun bersama pacar.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 13/05/2010 in J-Cuisine

 

Tag: , , , , ,

Atsuta Jingu

Atsuta adalah nama sebuah kuil Shinto yang sangat terkenal di Jepang, kuil ini terletak di Atsuta-ku, kota Nagoya. Didirikan pada masa pemerintahan kaisar Keiko antara tahun 71-130 dan masih eksis hingga saat ini. Luasnya kurang lebih 200.000 m2 dan dikunjungi 9 juta pengunjung setiap tahun. Hebatnya, kuil ini relatif masih mempertahankan keindahan aslinya sejak awal dibangun dan dikelilingi ribuan pohon berusia ratusan tahun yang menambah sejuk suasana.

Menurut Kojiki (salah satu buku tertua di Jepang), kuil Atsuta merupakan tempat penyimpanan salah satu pusaka Jepang yang legendaris, yaitu Kusanagi no Tsurugi. Kusanagi no Tsurugi sendiri adalah sebuah pedang yang dipercaya diturunkan langsung oleh Amaterasu Omikami (dewi Jepang) sebagi tanda keturunan kekaisaran yang konon dianggap sebagai anak cucu para dewa.

Menurut kepercayaan Shinto, kuil Atsuta dibangun sebagai penghormatan kepada Atsuta no Ookami yang didalamnya terdapat 5 dewa besar Atsuta, antara lain Amaterasu Omikami, Susanoo no Mikoto, Yamato Takeru no Mikoto, Miyasu Himeno Mikoto dan Take Inadane no Mikoto. Kelima dewa tersebut berhubungan langsung dengan legenda pedang Kusanagi no Tsurugi yang menjadi 1 dari 3 benda pusaka Jepang.

Mau tahu ada apa aja di kuil ini? Well…,, Atsuta menyimpan lebih dari 4000 relik dan 174 diantaranya merupakan benda cagar budaya yang sangat penting bagi Jepang. Ada sebilah belati yang menjadi harta nasional Jepang dan banyak koleksi Atsuta berupa pedang (katana), topeng Bugaku, pakaian tradisional, furnitur berusia ribuan tahun dan banyak lagi koleksi menarik lainnya.

Tidak hanya itu, kuil Atsuta juga banyak menggelar festival yang berhubungan dengan acara keagamaan Shinto seperti Hatsu Ebisu (upacara mencari keberuntungan di tahun baru), Hosha Shinji (ritual memanah), Bugaku Shinji (tarian ceremonial) dan berbagai upacara atau festival tahunan yang unik. Totalnya ada kurang lebih 70 festival setiap tahun yang diadakan di kuil Atsuta, luar biasa banyaknya kan!?

So, apa kamu tertarik pergi ke Atsuta? ^^

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 09/04/2010 in J-Spot

 

Tag: , , , ,